Cahaya gelap…
dimana terang
di sudut pintu tertutup ataukah di keheningan malam?
Percuma saja aku berontak
tapi gak ada yang mendengar
ya mungkin hanya dedahan usang yang akan mengerti kemurkaanku
ataukah daun pintu yang tak kunjung ku tutup untuk menunggu hadir sang cahaya
Oooooh betapa khayalnya diriku
terlelap dalam jeruji yang bergelimang emas dan perak
Ooooooooooooooh betapa munafiknya diriku
yang tak ubahnya menunggu keangkuhan malam menghilang dari edaran
wah bagus juga puisinya,sepertinya aq harus banyak belajar dari kamu neh….boleh dong tuker pengalamn membuat puisi, oh ya aq minta comment ya dari km tentang puisi yang simple bgt aq buat, kunjungi ya di http://www.padli24.wordpress.com