Posted by: Qiqi on: 21 Oktober, 2008
Bodohnya aku Tertimpa batu tetap saja berdiri kaku Entah apa yang mengajakku Hingga aku rela melakukan itu Berdiri menunggu Dasaar… Betapa dungunya aku Sudah terjatuh tetap saja tak mau berlalu Malah tetap saja membeku Mengapa dungu??? Sebab tetap saja di situ [...]
Posted by: Qiqi on: 20 Oktober, 2008
Apa kabar imaji???tak pernah lelah singgah dalam batok kepala, serentetan kisah terpilin dalam neuron2 syaraf yang beraturan. Tak lebih dari memori seindah pelangi hinggap dan memberikan arti. Sejenak diri terkukung dalam surga buatan bumi. Aaaaagh..jeritan hati melepas segala kesah dan penat jiwa. Sudah waktunya dibangun sebuah istana. Istana surga yang bertahta di jiwa, dimaknai dari [...]
Di atas dahan yang pucuk-pucuknya menari
melambai-lambaikan dedaunan…
membuat warnanya hijau tertepa cahaya
Andai saja???
Tak kubiarkan mereka bicara
ini tak akan terjadi
Ingin marah buat apa? Gak ada guna toh udah terlanjur!!!
Gak mungkin hujan akan kembali ke wan
Begitu pula komet yang berjatuhan
Rasanya gimana githu!!!!
Ugh….kesaaaaaaaaaaaaal
Kok gak nyambung seh???
Ya iyalah secara gitu lho aku nulisnya emang ngawur
Suntuknya muncul lagi jadinya nulis aja
Bagi kamu-kamu yang ngerasa gak bisa nulis SALAH TOTAL, Boz
Buktinya apa yang ditulis bisa didapat dari apa yang kita lihat lho!
Semisal paragraf satu tadi…saat ada tumbuhan hijau langsung tulis aja di hati terus rangsang lah imajinasi kita
Udah beres
Tapi ojo gak nyambung kayak aku tadi ya!!!
Posted by: Qiqi on: 5 Juni, 2008
Tak terasa waktu begitu cepat mengambilmu dariku. Sekarang kau sudah sebesar ini. Waktu dulu, kau hangat dalam gendongan ibu, kini kau sudah sebesar itu. Oh anakku…waktu terlampau cepat membuat besar seperti ini. Membuatmu seakan mantap menapaki usiamu.
Tak terasa lelehan air mata bapakmu sewaktu menemani ibu di hari kelahiranmu. Sungguh sakit tak terasa sakit. Perih yang tertahan tak akan sebanding teriakan pertamu, anakkku.
Oh anakkku….betapa ibu sungguh mencintaimu
Sungguh menyayangimu
Tak terasa dekapan kecil itu tak akan bersama ibu lagi akan kau dekap penuh hangat cucu ibu.
Oh anakku…betapa ibu amatlah mencintaimu
Kapan kau pulang, nak?
Ibu sudah rindu.
Rasanya ingin menangis tapi tidak anakku, kau adalah penhhapus lara ibumu
Senyummu, rengekanmu, cita-citamu, doamu…
Oh anakku…ibu rindu
BERSAMBUNG….
Posted by: Qiqi on: 28 Maret, 2008
Dulu….
kami menunggu, seogok wajah dengan penuh
harapan
kini wajah itu datang
dengan sejuta impian
dengan ribuan kasih dan sayang
Tibalah saat yang dinanti
semua menyambut dengan senyum berseri
menopang mimpi-mimpi yang telah terpatri
Selamat menempuh kehidupan yang baru
semoga kau bahagia selalu
hingga kau lahirkan jundi yang baru
sampai batas waktu yang diberikan untukmu
Teruntuk saudaraku yang baru
jagalah saudaraku
sebab dia amat berarti dalam hidupku
Teruntuk saudaraku yang baru
jagalah [...]
Posted by: Qiqi on: 22 Februari, 2008
Lihatlah bumi terhampar begitu indah dengan warna tanah sebagai pijakan kaki kita melangkah menuju cita. Langitpun membiru sebagai genting nan mempesona (Q.S 2:22) disertai gumpal putih nan suci. Betapa, kita hanyalah kerdil tatkala melihat betapa luas ciptaa-Nya. Sungguh!!!
Kau tahu, ribuan ciptaan-Nya hanya disuguhkan pada kita. Makhluknya terlebih untuk makhluknya yang paling mulia (Q.S . 17:70) [...]
Posted by: Qiqi on: 6 Februari, 2008
Ketika kau berpikir
apa yang kau pikirkan???
segala yang kau suka
atokah segala yang kau lihat
atokah segala yang diberikan padamu
Ketika kau menghilang
apa yang akan kau wariskan???
selembar kertas kosong
ataukah rujukan penuh makna
Ketika kau terbaring
apa yang kau perbuat???
merenungi semua yang terasa
atokah menangisi yang terjadi
Ketika kau teringat
apa yang kau ingat???
sang pencipta
atokah sang pembawa risalah
atokah ortu tercinta
Ketika kau berburu
apa yang kau buru???
harta [...]
Posted by: Qiqi on: 29 Januari, 2008
Dari potongan lagu Belahan Jiwa By D.O.T
Kaulah Belahan jiwaku
Kaulah curahan hatiku
Kaulah tumpuan hidupku
Kaulah segalanya
Ugh….So sweat!!! Ehm…gimana ya kalo kamu itu yang ditunjuk sebagai Kau pada lagu di atas. Maybe, ada banyak reaksi dan ungkapan spontan yang bakalan hinggap di tiap orang tergantung kategori yang mana orang tersebut. Maksudnya apakah orang tersebut doyan dengan cinta yang [...]
Posted by: Qiqi on: 23 Januari, 2008
Adakah pernah denting suara gemercik
menghapus duka??? yang ku tahu tetesan
itu membasahi rupa yang ku tahu seogok
wajah berbalut warna yang tiada pernah
berbalas pada sutra Inikah???
pengorbanan yang dijanjikan pada memori
kertas ungu sebagai simbol sunyi para
janda Wahai engkau yang berjiwa kesatria
tidakkah kau malu dengan jubah besi yang
menyelimuti untuk menyaksikan bendungan
air mata para ibu??? Wahai engkau yang
memiliki jiwa penuh [...]
Posted by: Qiqi on: 18 Januari, 2008
Kemarin aku terima secarik kertas duka
yang di atas lariknya bertahta nama
saudariku “Risky ivonila”
betapa getir jiwa tatkala membacanya
hingga robohlah bendungan air mata tak
tertahankan menganak sungai menuju
pusaran samudra indra
Kemarin aku menapaki jalan menuju ke
kediaman abadinya, meski tak sempat aku
lihat gundukan tanah basah yang
pusaranya tercantum jelas namanya
Biarlah air mataku yang mengiba agar
Dia [...]
CUAP-CUAP